Tampilkan postingan dengan label Berita jepara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita jepara. Tampilkan semua postingan

Safari ke Jepara, Gubernur Minta Peningkatan pelayanan dan Transparansi Anggaran

Diterbitkan oleh jepara kopi Minggu, 16 Oktober 2016 0 komentar


JEPARA - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menggelar safari ke Kabupaten Jepara, Kamis (6/10). Ada lima tempat yang dikunjungi. Pertama ke Balai Desa Banyuputih, Kalinyamatan, dilanjutkan Ponpes Balekambang Nalumsari, Polres, Kodim 0719/Jepara, dan terakhir ke Pantai Bandengan Jepara.
Dalam dialog di Batai Desa Banyuputih, Gubernur yang didapingi sejumlah pejabat minta pelayanan kepada masyarakat ditingkatkan. Untuk memperkuat transpansi anggaran desa -melalui Badan Pemberdaan Masyarakat Desa (Bapermades)—Gubernur minta Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dibuat banner dan dipasang di tempat strategis agar mudah dibaca masyarakat.
Kepada masyarakat, diimbau memanfaatkan teknologi dalam partisipasi pembangunan. Misalnya, memanfaatkan media sosial twitter Gubernur, dalam laporan kegiatan, usulan program, hingga pelaporan kerusakan fasilitas umum.
Dalam silaturahmi ke Ponpes Raudlorul Mubtadiin Balekambang, Gemiring Lor, Nalumsari, Gubernur yang didampingi Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan sejumlah pejabat, disambut Pengasuh Ponpes KH M Ma’mun Abdullah, Ketua Ponpes KH Mustamir Wildan dan keluarga besar pesantren.
Dari Balekambang, Gubernur mengunjungi Polres Jepara disambut Kapolres AKBP M Samsu Arifin beserta jajaran. Selain meninjau proyek pembangunan gedung baru, juga meninjau bangunan asrama yang sudah ditempati anggota. Gubernur berharap kesejahteraan anggota ditingkatkan. Dia pun minta kebersamaan masyarakat, Pemda, Polisi, TNI, SAR dan fihak terkait lainnya dalam dalam menghadapi bencana, serta ancaman terorisme.
Harapan serupa juga disampaikan saat mengunjungi Markas Kodim 0719/Jepara dan disambut Dandim Letkol Inf Ahmad Basuki beserta jajarannya. Menerima laporan, bahwa belum seluruh kecamatan ada Koramil-nya, Gubernur minta agar segera dikoordinasikan. Selama ini, Gubernur sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro, Bahkan, juga berkoordinasi dengan KSAD, dan Kapolri.
Safari Gubernur berakhri dengan dialog bersama pelaku usaha pariwisata dan PHRI di Pantai Bandengan. Pelaku usaha minta perbaikan sarana prasarana, utamanya jalan, untuk mendukung pelancaran kepariwisataan. Namun Gubernur minta, harus dilakukan koordinasi dengan berbagai fihak terkait, agar mencapai hasil yang lebih baik. Seusai shalat magrib, Gubernur dan rombongan meninggalkan Pantai Bandengan kembali ke Semarang.

Baca Selengkapnya ....

VW Safari Kayu Jepara Sabet Dua Penghargaan diajang Kustomfest 2016 Yogyakarta

Diterbitkan oleh jepara kopi 0 komentar

JEPARA – Volkswagen Safari yang unik dan bergaya khas Kota Ukir dengan balutan full kayu dipadu dengan seni ukiran milik Al Sadad (37) warga Desa Ngabul Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara kembali menyabet dua gelar juara dalam ajang Kustomfest 2016 yang digelar di Jogja Expo Center Jogjakarta beberapa hari terakhir ini.
Dua kategori yang diraih VW berbalut kayu jati diajang Kustomfest 2016 adalah The winner of People’s Choice Kustom Car and Best Kustom Airkooled.
Tahun lalu, diajang Jogja Volkswagen Festival 2015 yang diselenggarakan di Kota Gudeg VW Safari Kayu tersebut juga mendapatkan empat penghargaan. Diantaranya penghargaan sebagai The Best People Choice , The Best Modification Heavy VW Type 181/182, Serta penghargaan dari Majalah Ultra Jepang dan Majalah dari Ukraina .

Baca Selengkapnya ....

Satpol PP Jepara Sita Ratusan Miras

Diterbitkan oleh jepara kopi 0 komentar

JEPARA - Peredaran minuman beralkohol (miras) di Jepara yang masih “menggila” membuat Satpol PP Jepara terus menggencarkan operasi pemberantasan. Dari operasi yang dilakukan Kamis (13/10) malam, aparat penegak Perda beserta anggota Kodim 0719 dan Polres Jepara berhasil menyita miras ratusan botol dari dua penjual.
Tak tanggung-tanggung, dua penjual tersebut terancam sanksi tindak pidana ringan (Tipiring). Itu lantaran keduanya masih terus berjualan miras meski beberapa kali dirazia dan diperingatkan.
Hal itu disampaikan Kasatpol PP Jepara Trisno Santoso melalui Kasi Ketertiban Masyarakat Anwar Sadat, Jumat (14/10). Dua penjual miras yang merupakan target operasi (TO) lama itu yakni Nor Abiat, warga Desa Srobyong RT 1 RW 3 Kecamatan Mlonggo, serta Amin Sholeh Taufik, warga Desa Jambu RT 12 RW 3 Kecamatan Mlonggo.
“Nor Abiat merupakan penjual sejumlah kebutuhan bahan pokok dan lainnya tapi juga menjual miras. Sedangkan Amin Sholeh memang khusus menjual miras, lengkap dengan sejumlah perasa minuman dan minuman suplemen,” terang Anwar Sadat.
Dari Nor Abiat, Satpol PP menyita dsri tokonya 119 botol miras merek angker, 48 botol anggur kolesom, 18 botol beras kencur, 9 botol anggur merah, enam botol new port, 10 botol bir hitam, delapan botol ciu dan 17 botol congyang. Sementara dari rumah Amin Sholeh Satpol menemukan barang bukti 12 botol besar ciu dan satu botol kecil ciu.
“Kita akan langsung kenakan sidangkan keduanya dengan ancaman Tipiring. Sebab keduanya sudah beberapa kali kita razia dan diberikan peringatan,” tegas Anwar Sadat.
Rencananya, sidang Tipiring terhadap keduanya akan dilakukan Kamis pekan depan. Harapannya hakim akan menjatuhkan sanksi yang mendekati maksimal sehingga bisa memberikan efek jera, baik terhadap keduanya maupun penjual miras lainnya di Jepara.

Baca Selengkapnya ....

SMK Fadlun Nafis Mendapatkan Wawasan Perkuliahan dari Unwahas

Diterbitkan oleh jepara kopi 0 komentar

JEPARA – Siswa kelas XII atau siswa akhir jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya fokus pada pencarian lapangan pekerjaan. Siswa juga dibekali wawasan perkuliahan. Itu dilakukan SMK Fadlun Nafis yang mulai memberikan bekal informasi kuliah dari Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang yang dilaksanakan di mushola sekolah, Selasa (11/10/2016).
Koordinator kegiatan Slamet Widodo menjelaskan, adanya kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan untuk siswa tidak bingung melangkah untuk melanjutkan jenjang pendidikan. Dengan adanya informasi langsung dari pihak perguruan tinggi informasi detail bisa diperoleh peserta didik.
’’Kebutuhan informasi kepada anak tentang perkuliahan harus diberikan. Dengan kegiatan tersebut anak dapat kepastian informasi tidak dari katanya. Karena itu, kami berterima kasih karena Unwahas bersedia datang untuk sosialisasi. Semoga nanti ada perguruan tinggi lain menyusul,’’ ucap Slamet.
Adapun Kepala SMK Fadlun Nafis Akhmad Efendi menambahkan, lulusan SMK tidak hanya disiapkan untuk bekerja. Namun, alumni SMK juga bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. ’’Lulusan SMK itu siap bekerja, siap kuliah, siap bekerja sambil kuliah, dan juga bisa menjadi wirausahawan baru,’’ terangnya.
Beasiswa
Dia menambahkan, informasi yang diberikan kepada siswa meliputi fakultas dan jurusan kuliah, biaya perkuliahan, fasilitas perkuliahan, bahkan sampai biaya hidup di lingkungan perguruan tinggi. Itu agar anak bisa menghitung sumber daya akademik maupun finansial. ’’Kami mendukung agar anak bisa melanjutkan kuliah sambil bekerja. Itu akan menempa mereka untuk menjadi generasi yang tidak mudah menyerah,’’ ucap Efendi.
Adapun Muhammad Nuh, pembicara dari Unwahas Semarang, memaparkan, setiap kampus memiliki porsi beasiswa yang bisa diperoleh mahasiswa, baik jalur prestasi maupun bidikmisi. Dengan adanya beasiswa tersebut mahasiswa harus berlomba-lomba untuk mendapatkannya.
’’Dengan adanya beasiswa memberikan peluang kepada siswa kelas akhir dapat meneruskan studi yang diinginkan. Beasiswa itu beragam. Ada yang dari Bidik Misi, prestasi anak, dan dari lembaga sendiri,” tutur Muhammad Nuh.
Dia menjelaskan, beasiswa dapat mendorong siswa untuk saling berlomba dalam hal prestasi akademik. Sehingga dapat memupuk kemampuan siswa. Terlebih dapat merangsang semangat belajar siswa atau penerima beasiswa agar terbebas dari pencabutan beasiswa tersebut.
’’Para pelajar yang penting harus punya semangat untuk melanjutkan studi. Nanti akan ada jalan. Man jadda wajada. Selain beasiswa, nanti saat kuliah bisa sambil kerja. Banyak yang seperti itu. Justru yang seperti itu yang biasanya sukses,’’ ucap Nur yang dalam kesempatan itu didampingi tiga orang dosen Unwahas

Baca Selengkapnya ....

Pembuat SIM dan KTP Palsu di Jepara Ditangkap Polisi.

Diterbitkan oleh jepara kopi 0 komentar

JEPARA – Polres Jepara berhasil menangkap pembuat KTP dan SIM palsu diwilayah Jepara. Pelaku bernama Muhammad Khoirul Mukminun, (23) warga Desa Jambu Timur Kecamatan Mlonggo. Tersangka mengaku, Selain membuat KTP dan SIM palsu pihaknya juga pernah membuat foto copian STNK dan BPKB palsu. Parahnya lagi, setiap pencetakan id card palsu tersebut pelaku hanya memasang tarif Rp.10 ribu saja.
” Awalnya hanya belajar tentang photoshop lantaran saya bekerja sebagai tukang cetak banner. Karena ada permintaan dari teman yakni Handoko untuk dibuatkan identitas palsu, maka saya buatkan,” ungkap tersangka Mukminun kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolres Jepara Jumat (9/9).
Sementara itu Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin mengatakan, tersangka pembuat KTP dan SIM palsu ini sudah melancarkan aksinya selama setahun terakhir dengan memanfaatkan aplikasi photoshop dan seperangkat alat komputer dan printer.
“Prosesnya dengan cara memindai atau scan SIM yang akan dipalsukan. Lalu diedit dan dicetak dengan menggunakan plastik bahan pembuatan ID card,” katanya.
Lebih lanjut Samsu mengatakan, hasil dari pencetakan SIM dan KTP palsu tersebut, secara kasat mata memang terlihat berbeda dengan yang asli. Perbedaannya adalah hasilnya masih jelek dan monogramnya juga tidak kelihatan.
Saat ini, aparat kepolisian sudah berhasil menggungkap sekitar 10 kartu identitas palsu. Sejumlah barang bukti yakni satu unit CPU computer, satu unit LCD monitor, printer, alat laminating, satu lembar bahan SIM dan KTP palsu, SIM A dan B II atas nama Handoko, SIM A atas nama Taufiq Hidayat, KTP atas nama Ahmad Ridwan dan Taufiq Hidayat.
“Atas perbuatannya, tersangka kami jerat dengan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara,” terangnya.
Pengungkapan kasus pembuatan KTP dan SIM palsu ini bermula dari kasus penipuan yang dilakukan oleh Handoko, warga Desa Pendem Kecamatan Kembang.
“Saat itu, Handoko menyewa mobil Honda Brio dengan menjaminkan sepeda motor dan  menggunakan KTP palsu buatan dari tersangka Khoirul ini. Dari situ kita akhirnya bisa mengungkap hingga merambah ke kasus pemalsuan id card ini ,” jelas Samsu.
Saat ini pelaku Handoko juga sudah ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus penipuan dan penggelapan. Lantaran hingga kini mobil rental tersebut dibawa kabur.
“Mobil tersebut masih berada di Jawa timur. Kami juga masih mengejar satu tersangka lagi,” pungkasnya.

Baca Selengkapnya ....

Melihat Jepara Dari Atas Langit

Diterbitkan oleh jepara kopi Senin, 07 Juli 2014 0 komentar









Baca Selengkapnya ....

Angkat Kembali Tradisi, Seni dan Budaya Lewat Festival Barikan Karimunjawa

Diterbitkan oleh jepara kopi Senin, 09 Juni 2014 0 komentar

KARIMUNJAWA – Masyarakat Karimunjawa selama 9 hari kedepan yakni mulai 13 Oktober hingga 22 Oktober 2016 akan menyelenggarakan Festival Barikan Kubro. Festival Barikan merupakan tradisi budaya yang telah lama dilakukan oleh masyarakat Karimunjawa secara turun temurun dan wujud rasa syukur masyarakat Karimunjawa atas hasil bumi dan laut yang didapat selama ini.
Ketua panitia kegiatan Srianto mengatakan, Festival Barikan 2016 ini merupakan agenda tahunan yang sudah terselenggara selama dua tahun terakhir. Festival yang dikemas dengan mengangkat tradisi, budaya dan kesenian ini diklaim akan lebih meriah dari tahun sebelumnya dan banyak sekali agenda kegiatannya. Diantaranya dengan menggelar berbagai macam workshop yang bisa diikuti seluruh lapisan masyarakat dari anak-anak hingga dewasa serta menampilkan berbagai macam pertunjukan tradisi dan kebudayaan.
” Seluruh kegiatan kami akan dipusatkan di Karimunjawa, tujuannya agar masyarakat Karimunjawa tetap bisa menguri-uri tradisi, kebudayaan dan kesenian yang selama ini hampir hilang di Karimunjawa,” ungkapnya saat dihubungi jeparahariini.com ,Kamis (13/10/2016).
Dengan diadakannya perayaan Barikan ini diharapkan seluruh masyarakat Karimunjawa di berikan keselamatan dan rejeki yang melimpah selama musim baratan. Selain itu, acara Barikan ini agar kebudayaan masyarakat Karimunjawa dapat menjadi alternatif andalan pariwisata Karimunjawa.
” Karena hingga saat ini industri pariwisata Karimunjawa masih mengandalakan keindahan alam. Wisata budaya hingga kini belum tergarap maksimal. Harapan kami dengan adanya tradisi seperti ini juga bisa menjaga kerukunan masyarakat juga menunjang sektor pariwisata,” katanya.
Event akbar masyarakat Karimunjawa ini melibatkan banyak pihak. Baik dari pemerintah setempat, para pemuda dan masyarakat Karimunjawa, serta seniman dari berbagai komunitas seni, budaya dan sejarah dari berbagai daerah di Indonesia juga ikut andil dalam Festival Barikan 2016.
” Untuk acara puncak Barikan digelar pada Kamis 20 Oktober, nantinya ada arak- arakan tumpeng menuju pelabuhan rakyat diiringi gamelan dengan alat musik tradisional dan penaburan kacang ijo dan garam yang diikuti oleh seluruh masyarakat Karimunjawa,” terangnya.
Lebih lanjut Sriyanto menerangkan, untuk Festival Barikan tahun ini pihaknya mengangkat tema ” Pelestarian Terumbu Karang “. Maksud dari tema tersebut adalah, mengajak seluruh masyarakat baik masyarakat pribumi Karimunjawa ataupun wisatawan untuk turut serta saling menjaga dan melindungi surga bawah laut yang ada di Karimunjawa.
” Tak bisa kita pungkiri, saat ini terumbu karang yang ada di Karimunjawa kondisinya sudah memprihatinkan, untuk itu mari kita bersama saling menjaga, merawat dan menanam kembali terumbu karang agar keindahan surga bawah laut Karimunjawa tetap terjaga,” pungkasnya .

Baca Selengkapnya ....

Follow

Backlink Gratis Berkualitas No.1 Indonesia
Home | Copyright of Sentra produksi kerajinan dan informasi seputar jepara.